Apakah eSport Termasuk Olahraga?
Apakah eSport Termasuk Olahraga?

Apakah eSport Termasuk Olahraga?

Daftar Isi

Apakah eSport Termasuk Olahraga?

apakah esport termasuk olahraga

Apakah benar eSport termasuk olahraga? Terdapat banyak sekali pro dan kontra mengenai hal ini. Sobat Ourena termasuk kubu yang mana ni? Sebelumnya Rena sudah membahas mengenai apakah catur termasuk olahraga, sekarang Rena akan menjawab apakah eSport termasuk olahraga atau buka.

Perkembangan eSports yang semakin pesat dari waktu ke waktu membuat aktivitas gaming kini tidak bisa lagi dipandang sebagai hobi atau salah satu sarana untuk menghilangkan stress maupun hiburan semata saja.

Sudah terbukti saat ini eSports telah berkembang menjadi sebuah profesi dengan nilai pemasukan yang luar biasa besar bagi para atletnya. Di Indonesia sendiri, sudah ada banyak tim eSport dengan segudang prestasi yang mengharumkan nama bangsa dengan memenangkan berbagai turnamen eSports di tingkat nasional maupun internasional.

Perlu Sobat Ourena ketahui bahwa perkembangan eSports kini sedang memasuki tahap klimaksnya, kemudian mulai digolongkan sebagai cabang olahraga bergengsi yang diakui oleh hampir seluruh dunia.

5 Alasan eSport Termasuk Olahraga

Menurut Rena terdapat 5 alasan yang membuat eSport masuk dalam kategori olahraga, sudah penasaran dengan alasannya? Yuk, langsung simak hingga habis penjelasan berikut ini:

1. Adanya Pergerakan Fisik

Jika Sobat berpikir bermain game nggak lebih capek dari olahraga tradisional lainnya, Sobat salah besar. Menurut penelitian yang dilakukan oleh seorang profesor bernama Ingo Frobose, atlet eSports setidaknya melakukan sebanyak 400 gerakan pada keyboard dan mouse setiap menitnya.

Angka tersebut adalah empat kali lipat lebih banyak dari gerakan yang dilakukan oleh orang-orang pada umumnya yang jarang berolahraga.

Sementara kedua tangan bergerak, di waktu yang bersamaan bagian otak pun ikut digunakan sehingga nggak ada alasan untuk nggak menyebut eSports sebagai jenis olahraga. Belum lagi durasi permainan yang ditempuh oleh para atlet saat bertanding eSports tidaklah sebentar.

2. Adanya Peraturan dalam Permainan

Bukan cuma sekadar bermain game biasa, dalam ajang turnamen eSports juga tentunya terdapat beberapa aturan permainan yang harus dipatuhi oleh setiap pemainnya.

Aturan-aturan tersebut kemudian diresmikan, di mana jika terdapat pemain yang melanggar aturan tersebut maka akan ada penalti yang siap diberikan kepada pelanggarnya.

Lebih dari itu, para peserta turnamen eSports juga nggak diperbolehkan untuk berlaku curang ataupun mengonsumsi obat-obatan seperti doping selama pertandingan berlangsung.

Selain itu, berjabat tangan sebelum dan sesudah permainan adalah salah satu hal yang juga dilakukan dalam arena turnamen eSports.

3. Adanya Kompetisi Antar Team

apakah esport termasuk olahraga

Serupa dengan cabang olahraga lainnya yang dipertandingkan untuk mencari kelompok atau individu terbaik, eSports juga memiliki tujuan yang sama.

Namun, untuk menjadi pemenang dalam sebuah perlombaan tentu saja ada persaingan di antara para atletnya yang membuat mereka harus kompetitif.

Hal ini membuatnya disebut sebagai kegiatan olahraga karena para pemain yang terlibat harus mempersiapkan diri dan berlatih.

Latihannya pun tidak main-main, bisa jadi dengan intensitas yang sebanding dengan atlet dalam olahraga tradisional.

4.Dibutuhkan Strategi yang Matang

Jika Sobat Ourena berpikir bermain game dilakukan tanpa adanya strategi sama sekali, itu asrtinya Sobat salah besar!

Kenyataannya, para pemain eSports juga membutuhkan strategi khusus agar bisa memenangkan permainan. Terlebih, olahraga eSports melibatkan beberapa orang dalam tim yang tentunya membutuhkan usaha keras untuk mengatur strategi dan kekompakan tim.

Berdasarkan genrenya, cabang esports terbagi atas berbagai jenis. MOBA, Battle Royale, dan FPS adalah contoh genre yang ada. Untuk genre FPS, salah satu keahlian yang perlu diasah dan dikuasai berupa gerakan refleks pemainnya. Sedangkan untuk MOBA, farming adalah kemampuan yang wajib.

Hal yang mengejutkan lagi adalah menurut beberapa peneliti, olahraga eSports membutuhkan strategi yang lebih kompleks daripada catur lho. Keren banget, kan Sobat?

5. Kesiapan Mental dan Fisik

Berlanjut dari strategi, dalam mempersiapkan diri untuk berpartisipasi dalam sebuah turnamen; ketegangan dan kekhawatiran adalah hal-hal yang tak terelakkan untuk dirasakan oleh para atletnya, khususnya bagi mereka yang masih ‘hijau’. Kesiapan mental adalah bagian dari prioritas para kompetitor.

Mempersiapkan mental, seperti pikiran, fokus dan konsentrasi, harus didampingi dengan kebugaran jasmani. Bertambahnya tingkat stres, tentu akan memiliki pengaruh pada sistem pernafasan, tekanan darah, dan denyut jantung. Oleh sebab itu, meskipun hanya terlihat bermain di depan komputer, di balik pemandangan itu sebenarnya terdapat persiapan fisik, loh.

Rena tambahkan informasi mengenai 10 Pemain eSport terbaik sepanjang masa Sobat Ourena wajib tonton ya.

10 Game eSport PC Terbaik

Game eSport PC

Setelah mengetahui bahwa eSport termasuk olahraga, Rena akan memberikan 10 rekomendasi game eSport PC terbaik di tahun, yaitu seperti berikut:

10 Game eSport Android Terbaik

Tidak hanya di PC saja loh yang memiliki game menarik, di android Sobat Ourena juga dapat bermain game yang engga kalah seru, simak 10 rekomendasi game eSport android terbaik dari Rena:

Setelah Sobat Ourena mengetahui bahwa eSport termasuk dalam kategori olahraga, bukan berarti Sobat hanya bermain game terus menerus dan tidak ingat waktu apalagi sampai jarang olahraga. Bermain game boleh asal ingat waktu dan tidak berlebihan ya.

Jika ada dari Sobat Ourena yang ingin berdiskusi atau menanyakan sesuatu silakan gunakan kolom komentar di bawah ini. Share postingan ini ke orang-orang yang Sobat sayangi.

Leave a Reply

Copy link
Powered by Social Snap