Ini yang Akan Terjadi pada Tubuh jika Kurang Olahraga
Ini yang Akan Terjadi pada Tubuh jika Kurang Olahraga

Ini yang Akan Terjadi pada Tubuh jika Kurang Olahraga

Datar Isi

Kurang Olahraga

7 Hal yang Akan Terjadi Jika Kurang Olahraga

Tahukan Sobat Ourena kurang olahraga ternyata sama bahayanya loh dengan merokok? Gaya hidup yang tidak sehat telah menjadi penyebab kematian di dunia, sama seperti rokok.

Bila Sobat Ourena merasa jarang berolahraga dan lebih sering menghabiskan hari-hari dengan duduk atau berbaring di kursi Sobat harus segera mengubah kebiasaan buruk tersebut. Pasalnya bukan hanya berdampak bagi kesehatan tubuh tapi kurang olahraga juga berdampak pada kesehatan mental juga.

Rutin berolahraga setiap pagi hari berfungsi untuk menjaga keseimbangan antara energi yang masuk dan yang dikeluarkan tubuh. Rena anjurkan untuk orang dewasa sebaiknya berolahraga dengan intensitas sedang setidaknya selama 150 menit dalam seminggu atau olahraga dengan intensitas tinggi selama 75 menit seminggu.

Kali ini Rena sudah merangkum macam-macam dampak buruk bagi tubuh jika kurang olahraga, inilah 7 hal yang akan terjadi pada tubuhmu jika kurang olahraga:

1. Meningkatnya Berat Badan

Kurang Olahraga

Jika Sobat Ourena malas untuk bergerak maka akan membuat lemak dalam tubuh terus menumpuk dan tentu saja akan membuat berat badan Sobat naik. Kenapa Hal itu dapat terjadi? Karena tidak adanya keseimbangan antara energi yang masuk dengan energi yang keluar dari tubuh.

Tidak hanya itu saja, kurang olahraga cenderung membuat seseorang memiliki pola makan yang buruk pula. Salah satunya adalah dorongan untuk selalu makan fast food yang lebih terasa lezat, meski mungkin memiliki dampak buruk pada tubuh. Sebaliknya, jika Sobat Ourena rutin berolahraga, maka Sobat biasanya lebih menjaga pola makan dan menjalani pola hidup yang sehat pula.

Kurang olahraga akan membuat tubuh menjadi gampang lelah. tubuh yang lelah menghasilkan lebih banyak hormon ghrelin hormon yang mengatur sensor lapar. Produksi hormon ini secara berlebihan akan membuat para Sobat ingin makan lebih banyak. Masalahnya pada fase ini, tubuh tidak tahu bahwa kelelahan ini bukan dari kekurangan energi, tetapi justru karena kurangnya pergerakan dan penyempitan pembuluh darah. Olahraga secara teratur akan bisa mengendalikan hormon ghrelin dan menjaga perasaan lapar.

2. Gangguan Kesehatan Mental

Efek Jarang Olahraga

Perlu Sobat Ourena ketahui bahwa dampak kurang olahraga tidak hanya menyangkut kesehatan fisik saja, tetapi kesehatan mental pun juga akan terdampak. Menurut laporan yang dirilis dalam International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity, bermalas-malasan dan tidak aktif secara fisik selama 3 jam sehari, dapat meningkatkan risiko munculnya gejala depresi. Dengan rutin berolahraga, risiko gangguan mental depresi dapat diturunkan sebanyak 30 persen.

3. Potensi Risiko Terkena Penyakit Jantung

Kurang Olahraga

Ternyata kurang olahraga bisa meningkatkan potensi seseorang risiko terkena penyakit jantung loh. Sebuah studi yang dirilis dalam Jurnal Circulation Research menyatakan, kurang olahraga dan tidak aktif secara fisik dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Mengapa bisa terjadi demikian? Karena dengan rajin berolahraga Sobat Ourena dapat memperkuat jantung dan sirkulasi darah tentunya akan meningkat sehingga kadar oksigen di dalam tubuh pun menjadi stabil.

Berbagai faktor risiko penyakit jantung, seperti kolesterol tinggi, penyakit jantung koroner, hingga serangan jantung, juga bisa dicegah dengan sering berolahraga. Jadi Sobat Ourena jangan malas ya untuk berolahraga jika tidak ingin cari masalah dengan jantung.

4. Kesulitan Berfikir Jernih

Setiap bagian tubuh akan mengalami penuaan, tidak terkecuali otak. Menurut sebuah studi, berolahraga secara rutin dapat mencegah proses penuaan pada otak. Selain itu, kebiasaan ini juga bisa meningkatkan daya ingat.

Sebaliknya, saat tubuh kurang olahraga, otak akan lebih rentan terhadap tanda-tanda penuaan, misalnya penurunan fungsi kognitif. Saat Sobat kurang olahraga, maka suplai oksigen ke otak ikut terganggu. Kandungan oksigen dan air yang kurang pada otak akan memperberat kerja otak. Jadi jika Sobat merasa lebih sulit berpikir dibandingkan sebelumnya, bisa jadi itu tanda dari tubuh kalau Sobat sudah terlalu lama tidak berolahraga, sehingga Sobat Ourena harus mulai merubah gaya hidup yang lama ya.

Nih Rena berikan salah satu video rekomendasi untuk Sobat Ourena semua yang ingin olahraga otak, langsung ditonton ya hingga selesai.

Nih Rena berikan salah satu video rekomendasi untuk Sobat Ourena semua yang ingin olahraga otak, langsung ditonton ya hingga selesai.

5. Menurunkan Kualitas Tidur

Menurunnya kualitas tidur

Jika Sobat Ourena melakukan olahraga setidaknya selama 30-40 menit dan 4 kali dalam seminggu maka Sobat akan mendapatkan peningkatan kualitas tidur dan istirahatnya. Perasaan mengantuk yang datang pada siang hari juga akan berkurang. Olahraga meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres. Dengan begitu, siklus istirahatnya akan penuh saat malam dan tidak terbagi fokus pada siang hari dan terjaga pada malam hari.

Informasi yang Rena dapatkan yaitu berdasarkan hasil penelitian dari Sleep Foundation, kualitas tidur akan meningkat jika Sobat berolahraga selama 150 menit selama satu minggu. Temperatur tubuh akan meningkat selama Sobat berolahraga. Kemudian, ketika sudah berada di tempat tidur, temperatur tubuh akan menurun sehingga membuat Sobat dapat tertidur lebih nyenyak jika dibandingkan tidak berolahraga. 

Studi lainnya juga membuktikan, berolahraga selama 150 menit dalam satu minggu dapat meningkatkan kualitas tidur sebanyak 65 persen. Tidak ada kata terlambat untuk memulai olahraga. Jika Sobat merasa masih kurang olahraga, jangan berkecil hati dan bulatkan tekad Sobat sekalian untuk mulai rajin berolahraga dari sekarang.

6. Tubuh Mudah Merasa Lelah

Sobat Ourena sering merasakan lelah sepanjang hari walaupun tidak melakukan kegiatan atau malah hanya hanya baring-baring di ranjang? Bisa jadi Sobat kurang olahraga. Sebuah studi sudah membuktikan, rasa lelah yang dialami partisipannya dapat diredakan setelah berolahraga rutin selama enam minggu. Ini berarti tubuh memberikan kita sinyal untuk harus rajin berolahraga, karena dengan berolahraga secara teratur, tubuh kita akan bisa melawan rasa lelah tersebut hingga 65%.

Pada penderita sindrom kelelahan kronis, berolahraga rutin dipercaya dapat meningkatkan energi tubuh. Sementara itu, pasien kanker, multiple sclerosis, hingga HIV/AIDS yang sering merasa lelah juga disarankan untuk berolahraga supaya tetap berenergi.

7. Potensi Terkena Diabetes Tipe 2

Seperti dikutip Daily Mail, penelitian yang dimuat dalam European Journal of Applied Physiology mengatakan, otot kita punya “toko gula” yang disebut glikogen yang digunakan saat berolahraga. Nah, untuk mengisinya kembali setelah usai berolahraga, otot harus mengambilnya dari darah. Namun, kalau kamu jarang berolahraga kebutuhan otot akan lebih sedikit sehingga bisa menurunkan sensitivitas insulin. Alhasil, tingginya kadar gula darah bisa menyebabkan terjadiya diabetes tipe 2.

Untuk informasi tambahan, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), kurangnya aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko penyakit diabetes tipe 2. Aktivitas fisik atau olahraga dapat membantu tubuh mengontrol gula darah (glukosa), menjaga berat badan, menstabilkan tekanan darah, dan menurunkan kolesterol jahat (LDL). Sebagai tambahan, berolahraga rutin juga ampuh meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh.

Untuk Sobat Ourena yang masih belum mengerti perbedaan antara diabetes tipe 1 dan tipe 2, Rena akan jelaskan melalui video di bawah ini ya, wajib Sobat ketahui perbedaannya.

Tips Agar Tidak Malas Berolahraga

tips agar tidak malas olahraga

Setelah Sobat Ourena mengetahui segala dampak buruk bagi tubuh jika kurang olahraga, masihkah ada dari Sobat Ourena sekalian yang malas untuk berolahraga? Rena akan memberikan beberapa tips manjur untuk Sobat semua agar tidak malas berolahraga. Bukan hanya dibaca ya tapi juga wajib Sobat lakukan, berikut 7 tips agar tidak malas berolahraga:

  1. Mulailah berolahraga yang ringan atau dengan durasi yang singkat
  2. Bergabung dalam club olahraga
  3. Mengajak teman/gebetan olahraga bersama
  4. Pilih olahraga yang Sobat senangi
  5. Berolahraga sambil mendengarkan musik
  6. Pasang motivasi diri untuk berolahraga
  7. Berolahraga ditemani dengan binatang peliharaan

Bagaimana Sobat dengan ilmu baru yang baru saja didapatkan, share artikel ini ke orang-orang yang Sobat sayangi agar mereka tidak malas untuk berolahraga dan terhindar dari berbagai dampak buruk kurang olahraga.

2 Comments

Leave a Reply

Copy link
Powered by Social Snap