Tips Tetap Sehat Puasa di Tengah Pandemi
Tips Tetap Sehat Puasa di Tengah Pandemi

Tips Tetap Sehat Puasa di Tengah Pandemi

Tips Tetap Sehat Puasa di Tengah Pandemi

puasa di tengah pandemi

Tips Tetap Sehat Puasa di Tengah Pandemi – Kurang lebih 13 hari lagi umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Fitri di Tengah wabah pandemi Covid-19. Perlu diketahui juga bahwa tahun ini ada kali kedua kaum muslim di dunia menjalankan ibadah puasa Ramadhan dalam masa pandemi corona. Tentu hal ini tidaklah mudah bagi umat Islam menjalaninya puasa Ramadhan, karena harus tetap berupaya untuk menjaga kesehatan dan imunitas tubuh

Ya, hal itu untuk upaya agar umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan dapat tetap sehat dan tidak mudah sakit. Pandemi yang belum juga usai, membuat umat muslim terpaksa harus bisa menerima kenyataan untuk lebih ekstra menjaga kesehatan dan imunitas tubuh. Lalu bagaimana caranya agar kesehatan terjaga dan imunitas tubuh tetap terpelihara di tengah pandemi Covid-19 ini, supaya umat Islam dapat dengan mudah menjalankan ibadah puasa Ramadhan?

Daftar Isi

Beberapa Pertanyaan Yang Selalu Muncul Saat Puasa di Tengah Pandemi

Meski ini kali kedua bagi kaum muslim menjalankan ibadah puasa di tengah pandemi Covid-19, tapi tidak lantas membuat orang untuk tidak berpuasa. Hal ini justru menjadi tantangan tersendiri bagi pemeluk agama Islam untuk tetap vit dan bugar di tengah pandemi. Lalu apa saja yang dilakukan agar bisa berpuasa Ramadhan full 30 hari di masa sulit ini.

Apakah puasa akan memengaruhi sistem kekebalan tubuh manusia di masa pandemi corona ini? Apa saja yang harus diperhatikan saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan dalam masa pandemi corona? Apakah ada suplemen khusus untuk tetap terjaga imunisasi tubuh selama berpuasa Ramadhan kali kedua ini?

Seperti saat pertama masa pandemi bulan Ramadhan tahun lalu, di mana umat Islam harus menjalani puasa di tengah pandemi corona. Untuk itu tidaklah berbeda dengan apa yang dilakukan agar bisa menjaga imunisasi tubuh.. Hal itu bisa diatasi selama pola tidur dan pola makan tetap terjaga, bahkan puasa dapat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan.

Selain, tentunya puasa  juga bisa untuk membantu meningkatkan Susana hati, meskipun mungkin sedikit terasa sulit di awal-awal. Namun yakinlah setelah beberapa hari, saat tubuh sudah dapat beradaptasi dengan pola tidur dan makan yang baru, maka endorfin yang dilepas lebih meningkat. Sehingga endorfin yang dilepas akan memberikan daya dorong pada kesehatan tubuh dan mental manusia.

Cara Menjaga Imun Saat Puasa di Tengah Pandemi

Ada beberapa cara menjaga imunitas tubuh ketika menjalankan ibadah puasa di tengah pandemi Covid-19:

Menjaga Tubuh Agar Tidak Dehidrasi

puasa di tengah pandemi

Asupan jumlah cairan yang dibutuhkan setiap orang berbeda-beda, hal ini tergantung pada usia, jenis kelamin, tingkat aktivitas dan iklim tempat tinggal. Pada orang dewasa misalnya, setiap hari membutuhkan rata-rata 2-3 liter air. Jadi harus diperhatikan pola minum saat sahur dan buka puasa agar tidak terjadi dehidrasi.  

Hindari minuman bersoda dan minuman berkafein, seperti teh dan kopi yang cenderung akan meningkatkan frekuensi buang air kecil, sehingga harus dibatasi untuk mengonsumsi minuman ini. Ada baiknya mengkonsumsi minuman seperti Jus atau susu tanpa gula saat puasa di tengah pandemi, hal ini karena jus dan susu bisa jadi alternatif minuman rendah kalori. Untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh bisa juga mengkonsumsi kuah sup atau semur, selain buah dan sayuran seperti semangka juga bayam sebagai pengganti cairan. baca juga manfaat bawang putih mentah

Hal di atas sangat penting untuk dilakukan karena tubuh manusia mengandung kurang lebih 60% air, sehingga sangat penting untuk menjaga fungsi tubuh. Hal ini termasuk juga dalam metabolisne tubuh, yaitu sebagai pengangkutan nutrisi ke semua bagian tubuh tubuh dan membuang sisa pembakarannya. Jumlah air yang diperlukan tubuh berfluktuasi dan akan hilang sebagai urin dan keringat, akan tetapi akan diperoleh kembali dari makanan dan minuman.

Jika cairan tubuh yang dibutuhkan tidak terpenuhi, makan akan berisiko dehidrasi saat puasa di tengah pandemi Covid-19. Dehidrasi akan menyebabkan penurunan berat badan, akan tapi langsung kembali saat pola makan dan minum kembali normal. Untuk itu asupan nutrisi yang mengandung banyak air sangat penting untuk mengembalikan cairan yang hilang saat berpuasa.

Pilih Makanan yang Sehat

Pilih makanan sehat saat puasa

Menahan lapar seharian, seringkali membuat orang tergiur untuk memanjakan diri atau membeli makanan cepat saji untuk berbuka puasa. Hal ini kadang tidak disadari, bahwa makanan tersebut banyak mengandung garam, gula, dan lemak tidak sehat yang tinggi. Sehingga tidak akan membuat rasa kenyang untuk bertahan lama dan meningkatkan rasa haus yang parah. 

Ada baiknya pilihlah makanan yang dipanggang atau dikukus, kurangi makanan yang digoreng. Jika dibutuhkan makanan penutup, pilih makanan yang manis, seperti buah-buahan dengan kandungan gula alami. Hal ini akan membuat puasa di tengah pandemi akan tetapi terjaga kesehatannya juga imunitas dalam tubuh.

Hal di atas diperlukan karena kemampuan tubuh manusia untuk memproses karbohidrat dan lemak akan mencapai puncaknya di waktu-waktu tertentu dalam satu hari. Makanan menjelang tidur, tidak akan terurai secara efisien, sehingga akan menimbulkan berat badan bertambah. Hal ini tentu tidak dianjurkan karena membuat badan menjadi tidak sehat dan tubuh akan cepat sakit atau ngedrop.

Menjaga Pola Tidur Serta Berolahraga

puasa di tengah pandemi

Memilih menu sehat berbuka puasa dapat membantu mengisi amunisi dan mempersiapkan diri menjalani hari dengan puasa di tengah pandemi. Selain dua poin penting yang sudah dijelaskan di atas pastikan tubuh juga beristirahat dengan cukup tidur. Karena menghabiskan sebagian waktu untuk tidur akan membuat tubuh menjadi cepat lemas. Tetaplah beraktivitas seperti biasa dan berolahraga. 

Hal di atas menjadi sangat penting saat puasa di masa pandemi karena banyak orang mengalami kenaikan berat badan karena pola makan yang salah. Hal ini disebabkan asupan kalori saat berbuka puasa melebihi apa yang menjadi kebutuhan tubuh manusia. Padahal dengan pola makan yang benar dan terjaga asupan kalorinya, maka puasa justru akan membantu program diet atau penurunan berat badan.

Penurunan berat badan yang terjadi, dikarenakan  seseorang menggunakan lebih banyak energinya daripada yang di konsumsi saat berbuka puasa. Sehingga bagi yang ingin menurunkan berat badan, bisa mencoba untuk tetap beraktivitas dan berolahraga, saat waktu makan menurun. Untuk itu tetap jaga pola makan, minum dan tidur saat berpuasa di tengah pandemi Covid-19, agar imun tubuh terjaga dan tetap sehat.

Demikian ulasan singkat mengenai puasa di tengah pandemi agar tetap sehat dan terjaga imunitas tubuh, sehingga tidak terjadi gangguan pada metabolisme. Untuk itu perlu diperhatikan apa saja yang harus dilakukan agar dapat berpuasa meski di tengah wabah Corona. Semoga informasi ini bermanfaat dan berguna bagi masyarakat yang ingin tetap sehat dan bugar selama puasa.

Jika ada dari Sobat Ourena yang ingin berdiskusi atau menanyakan sesuatu silakan gunakan kolom komentar di bawah ini. Share postingan ini ke orang-orang yang Sobat sayangi.

6 Comments

Leave a Reply

Copy link
Powered by Social Snap